Hubungan Antara Faktor-Faktor Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Dengan Kebutuhan Spiritual Pada Pasien Rawat Inap Di Rsud Dr. Soedarso Pontianak

Authors

  • Sri Yuni Handayani STIK Muhammadiyah Pontianak
  • Supriadi Supriadi STIK Muhammadiyah Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.54630/jk2.v7i2.52

Abstract

Latar Belakang: Ilmu keperawatan menandang manusia sebagai makluk bio-psiko-sosio-spiritual, dengan demikian kepedulian terhadap yang sakit seharusnya perlu dilihat secera utuh dan menyeluruh dari segi bio-psiko-sosio-spiritual. Perawat di rumah sakit hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik dan belum sepenuhnya membantu memenuhi kebutuhan spiritual pasien.

Tujuan: Mengetahui Hubungan antara faktor-faktor pemenuhan kebutuhan spiritual terhadap kebutuhan spiritual pada pasien rawat inap di RSUD Dr. Soedarso Pontianak.

Metode Penelitian: Penelitian korelasi dengan rancangan cross-sectional, sampel penelitian berjumlah 41 orang. Analisis yang digunakan adalah Chi-Square dan dengan uji alternatif Fisher’s Exast Tast.

Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian dari keempat faktor yang mempengaruhi pemenuhan kebutuhan spiritual menunjukkan faktor keluarga memiliki hubungan dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien dengan nilai p value=0.049 (p<0.05), faktor kegiatan agama memiliki hubungan dengan nilai p value=0.017 (p<0.05), faktor latar belakang etnik dan budaya tidak memiliki hubungan dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien dengan nilai p value=0.673 (p>0.05), dan faktor pengalaman hidup sebelumnya tidak memiliki hubungan dengan nilai p value=1.000 (p>0.05).

Kesimpulan: Faktor keluarga dan faktor kegiatan agama memiliki hubungan dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien, perawat dapat menggunakan hal tersebut untuk membantu dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pasien.

Downloads

Published

2016-10-02

How to Cite

Handayani, S. Y., & Supriadi. (2016). Hubungan Antara Faktor-Faktor Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Dengan Kebutuhan Spiritual Pada Pasien Rawat Inap Di Rsud Dr. Soedarso Pontianak. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 7(2), 73-82. https://doi.org/10.54630/jk2.v7i2.52