PENGARUH EDUKASI DENGAN PENDAMPINGAN TELENURSING TERHADAP AKTIVITAS PERILAKU DAN PENGOBATAN PADA PASIEN TBC DI POLI PARU RSUD DR.SOEDARSO PONTIANAK KALIMANTAN BARAT
Abstract
Abstract
Introduction: Tuberculosis is an infectious disease that attacks the lungs and infectious diseases directly caused by the TB germs (mycobacterium tuberculosis). Objective: to determine the effect of education with telenursing assistance on behavioral activities and treatment of TB patients. Method: The research design used was quantitative with a Quasi Experimental design pre-test post-test with control group. The sample in this study was 16 samples of the education (control) group and 16 samples of the educational intervention group with telenursing assistance. Results: based on bivariate analysis of activity (behavior) and treatment with Wilxocon and man-whitney test showed that the intervention group after education with telenursing assistance influenced the activity variable (behavior) with p value 0.029 and treatment with p value 0.050 which means p value < α 0.050 this study shows the differences in educational scores with telenursing assistance. Education with telenursing assistance can change the activity (behavior) and self-care treatment in tuberculosis patients. Suggestion: This research recommends that pulmonary health services should provide education and telenursing assistance in order to increase the effectiveness of behavioral and treatment activities in tuberculosis patients.
Keywords: Education, telenursing assistance, behavioral activities, treatment, tuberculosis
Literature: 46 (2007-2017)
Abstrak
Pendahuluan: Tuberkulosis adalah suatu penyakit infeksius yang menyerang paru-paru serta penyakit menular langsung disebabkan oleh kuman TBC (mycobacterium tuberculosis). Tujuan: mengetahui pengaruh edukasi dengan pendampingan telenursing terhadap aktivitas perilaku dan pengobatan pasien TBC. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Quasi Experimental pre-test post-test with control group. Sampel dalam penelitian ini adalah 16 sampel kelompok edukasi (kontrol) dan 16 sampel kelompok intervensi edukasi dengan pendampingan telenursing. Hasil: berdasarkan analisis bivariat aktivitas (perilaku) dan pengobatan dengan Uji wilxocon dan man-whitney menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi sesudah edukasi dengan pendampingan telenursing ini mempengaruhi variable aktivitas ( perilaku ) dengan p value 0,029 dan pengobatan dengan p value 0,050 yang berarti p value < α 0,050 penelitian ini menunjukan adanya perbedaan skor edukasi dengan pendampingan telenursing. Edukasi dengan pendampingan telenursing dapat mengubah aktivitas (perilaku) dan pengobatan self care pada pasien TBC. Saran: Penelitian ini merekomendasikan dipelayanan kesehatan poli paru sebaiknya memberikan edukasi dan pendampingan telenursing agar dapat meningkatkan efektifitas aktivitas perilaku dan pengobatan pada pasien TBC.
Kata kunci: Edukasi, pendampingan telenursing, Aktivitas perilaku, Pengobatan tuberkulosis
Kepustakaan: 46 (2007-2017)
References
Alligood, M.R. & Tomey, A.N. (2017). Nursing Theorist and their workn Edition 2, ST. Louis: Mosby Elsevier, Inc. Singapura
CAN, 2013.Teleherth: the role of the nurses. Retrieved April 2017, from www.cna-aiic.ca:http://www.cnaaiic.ca/~/media/cna/page%20content/.../ps89_teleherth_e.pdf
Depkes RI. 2007. Pedoman penanggulangan tuberkulosis di Indonesia (PPTI).Jakarta: Depkes RI
----------------- 2010. Pedoman penanggulangan tuberkulosis di Indonesia (PPTI).Jakarta: Depkes RI
2011. Pedoman penanggulangan tuberkulosis di Indonesia (PPTI).Jakarta: Depkes RI
Dinas Kesehatan Kabupaten Pontianak, 2015. Laporan Program Penanggulangan TB Kabupaten Pontianak. Tahun 2013-2015. Kalimantan Barat
Dermawan, D. dan Riyadi, S. 2010, Keperawatan Profesional, Yogyakarta : Gosyen Publising.
Durrani, H & Khoja. (2009). A systematic review of the use of telehealth in Asian countries. Journal of Telemedicine and Telecare 2009; 15: 175-181. Diakses melalui www.proquest.com tanggal 19 Maret 2017.
George et al. 2008. How safe is telenursing from home?. Australian Journal of Advanced Nursing, Volume 26 Number 1: 26-31. Diakses melalui www.proquest.com tanggal 19 Maret 2017
Hidayati, 2015. Pengetahuan dan Stigma Masyarakat terhadap TBC Setelah Diberikan Pendidikan Kesehatan Pencegahan dan Penularan.Fikes UNSOED. Sumatra Barat
Hoglund et al. International Journal for Equity in Health (2016) DOI 10.1186/s12939-016-0447-0, London. tanggal 19 Maret 2017.
Kawaguchi et al. 2004. Development of a telenursing system for patients with chronic condition. Journal of Telemedicine and Telecare; 10: 239-244. Diakses melalui www.ebsco.com tanggal 19 Maret 2017.
M. Irfan 2011. Telenursing Sebagai Trend dan Issu Pelayanan Keperawatan Indonesia di Tahun 2020. Analisis Teknologi Informasi Manajemen Kesehatan. Tesis tidak diterbitkan. Jakarta: Magister Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia
Muharyani, P.W. 2011. Aplikasi Short Message Service (SMS) Dalam Promosi Kesehatan Reproduksi di Komunitas. Tesis. Program Pasca Sarjana..Universitas Indonesia. Jakarta
Murdiyanti, D. 2012, “Studi Analisis Penerapan Telenursing Sebagai Salah Satu Cara Menyediakan Pelayanan Keperawatan Dalam Era Teknologi Informasi”, Tesis tidak untuk dipublikasikan, Program Magister dan Spesialis Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Jakarta
Nurhidayah, R. E. 2009. Pendidikan Keperawatan. Medan: USU Press
Nurliawati, 2016. IbM Pencegahan Tuberkulosis. Volume 2 . STIKes Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Jawa Barat
Nursalam, 2008. Konsep dan penerapan metodologi penelitian keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.
Pedoman dignostik & Penatalaksanaan Penyakit Paru di Indonesia (Konsenseus Paru ) , 2008. Jakarta
Potter, P.A, Perry, 2010 A.G.Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep,. Proses, dan Praktik.Edisi 4.Volume 2.Alih Bahasa : Renata. Komalasari,dkk.Jakarta:EGC.
P. Puspa, 2016. Tingkat Kepatuhan Pengunaan Obat Pada Pasien Tuberkolosis Di Rumah Sakit Mayjen H. A. Thalib Kabupaten Kerinci. (Online), Vol 2 No2, (http://jsfkonline.org/index.php/jsfk/article/view/60/pdf, Diakses 1 Maret 2017)
Prayitno, 2010. Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat / LPPM Research and Community . UNAIR Surabaya.
Scotia. (2008). Telenursing practice guideline. College of Registered Nurses of Nova Scotia. Diakses melalui www.proquest.com tanggal 19 Maret 2017.
Stallings, William, 2010 , Komunikasi dan Jaringan Nirkabel, Jakarta, Erlangga.
Smeltzer, S., & Bare. (2008). Buku ajar keperawatan medikal bedah brunner & suddarth vol 1 edisi 8, Jakarta: EGC.
Sugiyono. 2009. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Widoyono. 2008. Penderita TBC di Wilayah Kerja Puskesmas Banyuanyar Wilayang Jateng. (Artikel Ilmiah). Semarang: FK. UNDIP.
Wilkinson, J.M., & Ahern N.R., 2012. Buku Saku Diagnosis Keperawatan Diagnosa NANDA Intervensi NIC Kriteria Hasil NOC Edisi kesembilan. Jakarta: EGC.
World Health Organization, 2011. Global tuberculosis control: WHO report ( WHO / HTM /TB /2013 .11) . Geneva






