Uji Efektivitas Ekstrak Daun Salam (Syzigium Polyanthum) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus Secara In Vitro
Abstrak
Latar Belakang: Penyakit infeksi masih menjadi penyebab utama kematian diseluruh dunia. Penyalahgunaan antibiotika dalam pengobatan infeksi bakteri berakibat pada resistensi bakteri, oleh karena itu diperlukan adanya upaya untuk mengurangi masalah tersebut, salah satunya dengan menggunakan tanaman herbal seperti daun salam (Syzigium Polyanthum).
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun salam terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan bentuk rancangan Post test only control group design. Uji Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) menggunakan metode difusi cara sumuran dengan media Mueller Hinton Agar (MHA).
Hasil: Hasil pengujian aktivitas antibakteri ekstrak daun salam menunjukkan adanya aktivitas terhadap bakteri Staphylococcus aureus, konsentrasi ekstrak daun salam 2,5% (2,50 mm); 5% (2,82 mm); 7,5% (8,67 mm); 10% (9,78 mm). Setelah dilakukan uji One Way ANOVA terhadap hasil penelitian pada taraf α=0,05 diperoleh hasil uji=0,446.
Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara ekstrak daun salam dengan konsentrasi 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus Aureus
Referensi
[2] Ekaputra, Erfandi. (2013). Evolusi Manajemen Luka. Jakarta : CV. Trans Info Media.
[3] Suriadi. (2007). Manajemen luka. Pontianak : Romeo Grafika.
[4] Arisanty, Irma Puspita. (2013). Manajemen Perawatan Luka : Konsep Dasar. Jakarta: EGC.
[5] Daisy, P, Selvakumar, BN, Jasmine, R. (2007). Saponins from Eugenia jambolana with antibacterial activity against beta-lactamase producing methicillin resistant Staphilococcus Aureus. Research journal of medicinal plant 1 (1), 1. Sitasi tanggal 17 Oktober 2014. http://docsdrive.com/pdfs/academicjournals/rjmp/2007/1-6.pdf.
[6] Schwartz, Seymour I. (2000). Intisari Prinsip-prinsip Ilmu Bedah. Jakarta: EGC.
[7] Rahyussalim, Andriansjah, Yuyus Kusnadi, dkk. (2012). Effect of Staphylococcus Aureus and Staphylococcus Epidermis Debris and Supernatant on Bone Marrow Stromal Cells Growth. Acta Medica Indonesiana – The Indonesian Journal of Internal Medicine. Volume 44, 305. Sitasi tanggal 20 Oktober 2014. http://www.inaactamedica.org/archiv es/2012/23314971.pdf
[8] Sari, Lusia Oktora Ruma Kumala. (2006). Pemanfaatan Obat Tradisional dengan Pertimbangan Manfaat dan Keamanannya. Majalah Ilmu Kefarmasian. Vol. III, 2. Sitasi tanggal 19 Oktober 2014. http://tunjung.mhs.unimus.ac.id/files/2012/10/lusia03011.pdf
[9] Andrianto, Angger Waspodo Dias. (2012). Uji Daya Antibakteri Ekstrak Daun Salam (Eugenia PolyanthaWight) dalam Pasta Gigi Terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans. Skripsi. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. Sitasi tanggal 20 Oktober 2014. http://repository.unej.ac.id/bitstream/ handle/123456789/3064/Skripsi.pdf? sequence=1
[10] Murtini, Sri. (2006). Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Salam (syzygium polyanthum) dengan Dosis 540 mg terhadap Hitung Jumlah Koloni Kuman Salmonella typhimurium pada Hepar Mencit Balb/c yang Diinfeksi Salmonella typhimurium. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang. Sitasi tanggal 14 Oktober 2014. http://eprints.undip.ac.id/20919/1/Sri _Murtini.pdf
[11] Dewanti, Sisilia & M. Teguh Wahyudi. (2011). Antibacteri Activity of Bay Leaf Infuse (Folia Syzygium polyanthum Wight) to Escherichia Coli In-Vitro. Jurnal Medika Planta, Vol. 1, 80. Sitasi tanggal 14 Oktober 2014. http://majour.maranatha.edu/index.p hp/j mp/article/download/860/851
[12] Padhye, Sanchali, et al. (2014). Spices as Potent Antibacterial Agents Against Staphylococcus Aureus. ARPN Journal of Science and Technology. Vol. 4. Sitasi Tanggal 14 Mei 2015. http://www.ejournalofscience.org/arc hive/vol4no1/vol4no1_7.pdf.
[13] Roslizawaty, dkk. (2013). Aktivitas Antibakterial Ekstrak Etanol dan Rebusan Sarang Semut (Myrmecodia sp.) Terhadap Bakteri Escherichia coli. Jurnal Medika Veterinaria, volume 7, 93. Sitasi tanggal 24 November 2014. http://jurnalkedokteranhewan.net/upl oad/archieve_pdf/9._Aktivitas_Antibakterial_Ekstrak_EtaNol_Dan_Rebusan_Sarang_Semut_(Myrmecodia_Sp.)_Terhadap_Bakteri_Escherichia_coli. pdf
[14] Sudirman, Taufik Azhari. (2014). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Salam (Eugenia polyantha) terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus secara In Vitro. Skripsi. Universitas Hasanuddin Fakultas Kedokteran Gigi Makassar. Sitasi tanggal 8 November 2014. http://repository.unhas.ac.id/bitstrea m/handle/123456789/11599/SKRIPSI%20TAUFIK%20AZHARI.pdf?seq uence=1
[15] Martiasih, Maria, dkk. (2014). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Escherichia coli dan Streptococcus pyogenes). E-Journal. Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Sitasi tanggal 23 Mei 2015. e- journal.uajy.ac.id/4840/1/jurnal.pdf






