EFEKTIVITAS TERAPI BEKAM SUNNAH TERHADAP KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PENDERITA DIABETES MELITUS RUMAH PERAWATAN LUKA STOMA INKONTINENSIA

  • Rizal Mustakim ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat, Indonesia
  • Suriadi Suriadi ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat, Indonesia
  • Lestari Makmuriana ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat, Indonesia
Keywords: sunnah cupping, diabetes melitus, sunnah time, blood sugar level

Abstract

THE EFFECTIVENESS OF SUNNAH CUPPING THERAPY ON BLOOD SUGAR LEVELS IN DIABETES MELLITUS PATIENTS IN CLINNIC OF WOUNDS, STOMA, & INCONTINENCE SAHABAT CARE PONTIANAK WEST KALIMANTAN

Abstract

Background: Diabetes mellitus is characterized by hyperglycemia, which is a condition that shows an increase in glucose levels in the blood. Sunnah cupping is a method of treatment by removing blood contaminated with toxins or oxidants from the body through the skin surface with cupping points prescribed by the Prophet Muhammad at a time determined by the Prophet SAW as well. However, in Indonesia there has never been a study that looked at the effectiveness between cupping during the Sunnah and cupping outside the Sunnah. Objective: To observe and analyze the effectiveness of Sunnah cupping on blood sugar levels in patients with diabetes mellitus at the “Sahabat Care” Clinic of Wounds, Stoma & Incontinence, Pontianak. Methods: This research is a quasi-experimental design research with the type of "pre-post test nonequivalent control design". The sample of this study was diabetes mellitus patients who used wet cupping which was selected by consecutive sampling method. Blood sugar levels were measured using the Safe Aq Tool. Measurements were made before and after treatment. The hypothesis was tested using the t-Test. Results: It showed that cupping performed at the time of Sunnah was more effective in reducing blood sugar levels at any time with a significant difference (p=0.001). Conclusion: There is a significant difference in the effectiveness of Sunnah cupping therapy on blood sugar levels in patients with diabetes mellitus.

Keywords : Sunnah Cupping, Diabetes Mellitus, Sunnah Time, Blood Sugar Levels

EFEKTIVITAS TERAPI BEKAM SUNNAH TERHADAP KADAR  GULA DARAH SEWAKTU PADA  PENDERITA  DIABETES MELITUS RUMAH PERAWATAN LUKA STOMA INKONTINENSIA SAHABAT CARE PONTIANAK KALIMANTAN BARAT

Abstrak

Latar Belakang: Diabetes melitus ditandai dengan adanya hiperglikemia, yaitu merupakan keadaan yang menunjukan peningkatan kadar glukosa dalam darah. Bekam Sunnah merupakan metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah yang terkontaminasi toksin atau oksidan dari dalam tubuh melalui permukaan kulit dengan titik-titik bekam yang disyariatkan oleh Rasulullah SAW dengan waktu yang ditentukan oleh Nabi SAW pula. Namun, di Indonesia belum pernah ada penelitian yang melihat keefektifan antara bekam di waktu Sunnah dan bekam di luar waktu sunnah. Tujuan: Mengamati dan menganalisis efektivitas bekam Sunnah terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di Rumah Perawatan Luka, Stoma & Inkontonensia “ Sahabat Care” Pontianak. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental design dengan jenis “pre-post test nonequivalent control design”. Sampel penelitian ini adalah penderita diabetes melitus yang menggunakan bekam basah yang dipilih dengan metode consecutive sampling. Kadar gula darah diukur menggunakan Alat Safe Aq. Pengukuran dilakukan saat sebelum dan sesudah perlakuan. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji t-Test. Hasil: Menunjukkan bekam yang dilakukan pada waktu Sunnah lebih efektif dalam menurunkan kadar gula darah sewaktu dengan perbedaan yang bermakna (p=0,001). Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan efektivitas terapi bekam Sunnah terhadap kadar gula darah sewaktu pada  penderita diabetes mellitus.

Kata Kunci: Bekam Sunnah, Diabetes Melitus, Waktu Sunnah, Kadar Gula Darah

Published
2022-10-31
How to Cite
Mustakim, R., Suriadi, S., & Makmuriana, L. (2022). EFEKTIVITAS TERAPI BEKAM SUNNAH TERHADAP KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PENDERITA DIABETES MELITUS RUMAH PERAWATAN LUKA STOMA INKONTINENSIA. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 13(2), 1-6. https://doi.org/10.54630/jk2.v13i2.226