PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL BERJALAN PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENGRAJIN DI MASYARAKAT: STUDI LITERATUR

  • Heltty Heltty Universitas Mandala Waluya
  • Zahalim Zahalim
  • Sudarsono Sudarsono
Keywords: Kemampuan fungsional, disabilitas berjalan, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Latar belakang: Disabilitas merupakan kondisi ketidakmampuan anggota tubuh dalam melaksanakan fungsinya yang disebabkan oleh kurangnya kemampuan anggota tubuh untuk menjalankan fungsi secara normal yang dapat disebabkan oleh luka, penyakit, maupun pertumbuhan yang tidak sempurna. Disabilitas berjalan dapat dibantu dengan melakukan modifikasi alat bantu dan membutuhkan strategi pelatihan agar pasien bisa mencapai ambulasi yang optimal pada saat melakukan pergerakan. Metode: Pencarian artikel dengan menggunakan kata kunci kedalam database Pubmed, Science Direct dan EBSCO dengan kriteria artikel menggunakan Bahasa Inggris, tersedia full text dipublikasi antara tahun 2019 sampai dengan 2023. Hasil pencarian didapatkan 50 artikel dan didapatkan 7 artikel yang relevan. Hasil: Penyandang disabilitas berjalan membutuhkan bantuan alat untuk melakukan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Alat yang dibutuhkan seperti kruk, prostetik dankursi roda. Alat bantu berjalan untuk meningkatkan kemampuan berjalan dapat dimodifiasi dan membantu meningkatkan kepercayaan pasien untuk berjalan termasuk mengatur keseimabangan tubuh. Kesimpulan: Disabilitas berjalan berkaitan dengan bertambahnya usia seseorang karena perkembangan usia akan menyebabkan kekuatan dan mobilitas seseorang semakin berkurang. Ekstensor lutut merupakan salah satu gerakan yang berfungsi sebagai penanda bagi seseorang untuk mengetahui tingkat disabilitas yang dialami. Kemampuan untuk berjalan dapat mengurangi energi yang dibutuhkan dan meningkatkan keselamatan dan kemampuan untuk beraktivitas dengan orang lain.

Published
2023-10-31