FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TEKANAN DARAH PADALANSIA HIPERTENSI

  • Jeni Neviami rogram Studi Keperawatan Program Sarjana Fakultas Kesehatan Universitas Harapan Bangsa, Jawa Tengah
  • Ikit Netra Wirakhmi Program Studi Keperawatan Program Sarjana Fakultas Kesehatan Universitas Harapan Bangsa, Jawa Tengah
  • Fauziah Hanum Program Studi Kebidanan Program Diploma Fakultas Kesehatan Univeritas Harapan Bangsa, Jawa Tengah
Keywords: lansia, aktivitas fisik, hipertensi

Abstract

Tekanan darah seseorang secara konsisten melampaui 140/90 mm Hg, komunitas medis menjulukinya sebagai penderita hipertensi. Degenerasi terjadi dengan hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk lebih memahami peran usia, genetika, makanan, olahraga, dan merokok dalam perkembangan hipertensi pada lansia. Dalam studi kuantitatif seperti ini, metode studi cross-sectional biasanya digunakan. Survei terhadap 100 orang digunakan untuk memperoleh data untuk penelitian ini, dan metode pengambilan sampel adalah pengambilan sampel probabilitas dengan simple random sampling. Hasil penelitian menemukan bahwa penyebab hipertensi terbanyak pada lansia adalah faktor usia, yaitu sebanyak 78 orang (78.00%). riwayat penyakit dalam keluarga sebanyak 74 orang (75.51%) mempunyai faktor status gizi dalam rentang obesitas derajat 1 24 orang (24.00%) mempunyai faktor aktivitas fisik dalam rentang buruk dan aktivitas merokok adalah yang terbesar. Terdapat korelasi yang signifikan secara statistik antara variabel genetik dan tekanan darah (p0,000), antara aktivitas fisik dan tekanan darah (p0,000), dan antara merokok dan tekanan darah (p0,000). Korelasi antara usia dan tekanan darah ditemukan menggunakan uji Spearman Rank, dengan tingkat signifikansi 0,000. Usia, keturunan, nutrisi, olahraga, dan merokok semuanya berperan dalam menentukan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Desa Pekuncen, menurut penelitian.

Published
2023-10-31