STUDI KOMPARASI HASIL SKRINING GCU DAN TEKANAN DARAH DI POSYANDU LANSIA KEPEK DAN JETIS PENDOWOREJO GIRIMULYO KULON PROGO
Abstract
Lansia beresiko tinggi mengalami penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, asam uraat, dan kolesterol sehingga memerlukan pemantauan kesehatan secara rutin. Skrining kesehatan adalah salah satu cara untuk mengetahui adanya faktor risiko terjadinya penyakit tersebut. Posyandu Lansia berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Namun, sebagian Posyandu Lansia mengalami kendala dalam menjaga keaktifan, sehingga berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan yang diterima oleh lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol pada kelompok lansia di Posyandu Lansia Kepek (nonaktif) dan Posyandu Lansia Jetis (aktif). Jenis penelitian ini adalah studi komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Total sampling pada penelitian ini adalah 19 lansia dari Jetis dan 20 lansia dari Kepek. Alat yang digunakan untuk pengambilan data menggunakan GCUmeter dan Sphyghmomanometer. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney pada setiap hasil skrining kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata hasil skrining kesehatan Posyandu Lansia Jetis lebih baik daripada Kepek. Namun hasil p-value pada setiap parameter menunjukan nilai >0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara tekanan darah, kadar gula darah, kadar asam urat, dan kadar kolesterol pada Posyandu Lansia aktif (Jetis) dan nonaktif (Kepek).
Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






