Hubungan Pola Konsumsi Makanan Dengan Status Gizi Siswa Di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (Mis) Pontianak
Abstract
Latar belakang: Menciptakan sumber daya manusia yang bermutu, perlu ditata dengan memperhatikan kesehatan anak. Salah satu unsur penting kesehatan adalah masalah gizi. Status gizi dipengaruhi oleh pola konsumsi makan dan penyakit infeksi. Anak usia sekolah memiliki masa pertumbuhan dan perkembangan fisik untuk itu diperlukan status gizi yang optimal.
Tujuan : Mengetahui hubungan pola konsumsi makanan dengan status gizi siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Pontianak.
Metode penelitian : Jenis penelitian bersifat analitik dengan menggunakan deskriptif analitik dengan pedekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel 42 orang. Analisa data bivariat menggunakan Uji Chi Square.
Hasil Penelitian : Hasil dari penelitian dari 42 responden menunjukkan bahwa sebagian besar sampel memiliki pola konsumsi makanan baik sebanyak 25 orang (59,5%), anak yang pola konsumsi makanan kurang baik sebanyak 17 orang (40,5%) dan sebagian besar mempunyai gizi baik sebanyak sebanyak 37 orang (85,7%) dan anak yang berstatus gizi kurang baik sebanyak 6 orang (14,3%). Data yang diperoleh di uji statistik, didapatkan hasil bahwa nilai uji p <α (0,202 > 0,05
Kesimpulan : Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pola konsumsi makanan dengan status gizi di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Pontianak.
References
2. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan. 2007. Riset kesehatan dasar. (https://www.k4health.org/.../laporanNasional%20Riskesdas%202007.pd) diakses pada tanggal 20 Oktober 2014.
3. Riset Kesehatan Dasar. 2010. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan, Republik Indonesia. (http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf) diakses pada tanggal 20 Oktober 2014.
4. Boediman, Dradjat. 2009. Sehat bersama gizi. Jakarta: CV. Sagung Seto.
5. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. 2011. Rencana aksi pangan dan gizi 2011-2015. (https://extranet.who.int/nutrition/gina/sites/default/files/IDN%202011%20Rencana%20Aksi%20Nasional%20Pangan%20dan%20Gizi.pdf) diakses pada tanggal 22 Oktober 2014.
6. Triasih, 2010. Hubungan antara asupan energi, karbohidrat, dan protein dari makanan jajanan dengan status gizi anak usia 9-12 tahun. Surakarta: Fakultas Kedokteran Universitas sebelas Maret Surakarta.
7. Supariasa, I Dewa Nyoman, dkk. 2001. Penilaian status gizi. Jakarta: EGC
8. Geiby Waladow, S. M. (Agustus 2013). Hubungan Pola Makan dengan Status Gizi Pada Anak Usia 3-5 tahun di wilayah Kerja Puskesmas Tompaso Kecamatan Tompaso. ejournal keperawatan (e-Kp), 1-6. Manado.
9. Laksmi, NW, Sri. 2008. Hubungan Antara Pola Makan Dengan Status Gizi Anak Pada Balita Vikas Di Sai Study Group.Denpasar, Bali.






