PENGETAHUAN IBU SEBAGAI DETERMINAN STUNTING PADA BALITA
Abstract
Stunting adalah kondisi dimana pertumbuhan fisik anak tidak optimal sebagai akibat dari ketidakseimbangan gizi atau kekurangan gizi kronis. Salah satu faktor yang berperan adalah pengetahuan ibu tentang stunting relatif rendah secara nasional maupun di wilayah kerja Puskesmas Monterado. Posisi ibu sebagai sasaran kunci dalam program intervensi gizi spesifik maupun sensitif menjadi krusial dalam pencegahan kejadian stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Monterado. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah hitung sampel dengan rumus slovin sebanyak 93 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan ibu dan instrumen antropometri gizi dengan satandar WHO. Uji statistik yang digunakan adalah Correlation Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dengan p Value 0.020 (p < α = 0,05) dan r = −0,235. Kesimpulan dari penlitian ini adalah semakin baik pengetahuan ibu, maka kecenderungan kejadian stunting pada balita semakin rendah.
Kata kunci: Balita; Ibu; Pengetahuan; Stunting
Copyright (c) 2026 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






