Efek Electrical Muscle Stimulation (Veionoplus Arterial) Terhadap Penyembuhan Luka Pada Pasien Dengan Ulkus Kaki Diabetik Di Klinik Kitamura Pontianak
Abstract
Latar belakang: Ulkus kaki diabetik (UKD) adalah salah satu komplikasi terbesar dari DM yang mengalami ulserasi pada eskremitas bawah yang berhubungan dengan abnormalitas neurologis, kelainan vaskuler atau peripheral artery disease (PAD). Penggunaan electrical muscle stimulation (EMS) dapat meningkatan aliran darah dan meningkatkan proses penyembuhan luka.
Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi efek dari electrical muscle stimulation (EMS) pada otot betis terhadap peningkatan nilai Ankle Brachial Index (ABI) pada pasien Ulkus Kaki Diabetik.
Metode Penelitian: Penelitian ini akan menggunakan desain true-experiment dengan randomised controlled trials. Total sampel yang terlibat 60 responden yang akan dibagi dalam kelompok pada EMS terapi dengan menggunakan alat veinoplus arterial selama 30 menit (kelompok Intervensi) dan EMS terapi dengan menggunakan alat veinoplus arterial selama 20 menit (kelompok kontrol). Penelitian ini menggunakan alat pengkajian penyembuhan luka dengan skore MUNGS (maceration, undermining/ tunnelling, necrotic tissue, granulation, signs or symptoms). Bivariat analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan Paired T Test.
Hasil: Electrical Stimulation (EMS) pada otot betis dengan menggunakan alat Veinoplus terjadi peningkatan nilai ABI yang signifikan pada pasien dengan ulkus kaki diabetik di Klinik Kitamura Pontianak.
Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan nilai ABI pada kelompok intervensi dan kontrol sebelum dan setelah tindakan terapi EMS pada pasien UKD. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan selisih nilai rerata pada kelompok kontrol dan intervensi.
References
[2] Alexiadou, K., &Doupis, J. (2012). Management of Diabetic Foot Ulcers.Diabetes Therapy, 3(1), 4.Di akses 2 Maret 2017.http://doi.org/10.1007/s13300-012-0004-9
[3] Abraham, P., Mateus, V., Bieuzen, F., Ouedraogo, N., Cisse, F., &Leftheriotis, G. (2013). Calf muscle stimulation with the Veinoplus device results in a significant increase in lower limb inflow without generating limb ischemia or pain in patients with peripheral artery disease.Journal of vascular surgery, 57(3), 714-719.Di akses 2 Maret 2017.https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23312939
[4] Dharma, K. K. (2011). MetodologiPenelitianKeperawatan: PedomanMelaksanakandanMenerapkanHasilPenelitian. Jakarta : Trans Info Media.
[5] Bogachev, V. Y., Golovanova, O. V., Kuznetsov, A. N., Shekoyan, A. O., & Bogacheva, N. V. (2011). Electromuscular stimulation with VEINOPLUS® for the treatment of chronic venous edema.International Angiology: A Journal Of The International Union Of Angiology, 30(6), 567-590. Di akses 8 Maret 2017.http://www.minervamedica.it/en/journals/international-angiology/article.php?cod=R34Y2015N03A0257
[6] Griffin MB, Bond D, Nicolaides A (2016) Measurement of blood flow in the deep veins of the lower limb using the geko™ neuromuscular electrostimulation device. Int Angiol. (Epub ahead of print). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/26934561






